Karena Saya Tidak Berhenti

Sita saat saya wawancara tentang bangkit dari kegagalan.

Sita saat saya wawancara tentang bangkit dari kegagalan.
(Photographed by : Keluarga Chika Photography)

 

Semalam dapat inbox lagi… Sepertinya kali ini bukan downline saya :-)

Dia tanya : berapa lama saya sdh join Oriflame? Trus bagaimana bisa sampai dapat CRV dll?
Dia bilang dia ngerasa SUSAH ngerekrut orang, karena itu dia berhenti… Trus dia minta TIPS dari saya (padahal NOTES saya ttg ini banyak kan ya? Dia bisa baca dan pelajari kalau mau hehehe)

Jawaban saya : itu bedanya kamu dgn saya, karena walaupun susah, saya ngga berhenti :-) semua orang memulai dari NOL, semua orang pasti akan merasa susah ngerjain bisnis ini. Bedanya, ada yg memutuskan utk berhenti, spt kamu, dan ada yang tetap mau lanjut bersusah2, kaya saya.
Jadi tipsnya apa? Ya JANGAN BERHENTI.

———-

Teman2, saya ngga akan pernah bisa bohong tentang bagaimana susahnya menjalankan bisnis ini.
Belajar merekrut, saya tau rasanya malu berdiri di depan mal ambassador bagi2 brosur :-) tau rasanya malu hati suami yang bantuin juga bagi2 brosur di jembatan penyebrangan depan kantornya, padahal beliau adlh seorang manager di kantor (bayangin klo bos ato anakbuahnya liat?)

Saya fasih banget sama perasaan ditolak. Ditolak itu memang tidak pernah enak. Apapun “motivasi indah” yang bisa diambil dari sebuah penolakan, tapi perasaan ditolak tidak pernah terasa ‘enak’ 😀 Tapi demi jalan di bisnis ini, ya saya tidak boleh trauma. Tidak boleh takut. Dan tidak boleh berhenti merekrut, walaupun hampir pasti menerima penolakan.

Dan ketika merekrut menjadi banyak selukbeluknya, belajar internet marketing, belajar online, bikin web, saya tau betapa susahnya saya yg gaptek dan bukan berlatar IT ini mempelajari semua. Sampai saat ini pun, tidak semua ilmu mba Dini Shanti dan mba Nad saya kuasai. Tapi setidaknya pengetahuan saya di bidang ini naik beratus2 persen dibanding saat masih newbie. Iya, BELAJAR. Dan saya tau persis rasanya malas belajar 😀 saya termasuk org yg menyelesaikan pendidikan krn ‘kewajiban’, dan bukan tipe org yg hobi sekolah. Karena saya tidak suka belajar. Tapi di bisnis ini, saya tidak boleh malas, tidak boleh berhenti belajar.

Saya tidak akan pernah bisa mengatakan bahwa ‘bisnis ini MUDAH’ karena saya tau susahnya menjalani proses dari awal sampai ke titik ini. Ditinggal downline, diomongi dibelakang oleh downline2 yang sakit hati, mentalangi order downline yang uangnya ngga kembali, berhadapan dgn stok kosong, berhadapan dgn downline2 yang mellow dan mudah down, berhadapan dgn downline2 yang keukeuh dan ga mau nurut… Bisnis ini memang SUSAH, tapi saya tidak mau berhenti. Saya harus kembali merekrut, mencari bibit2 calon leader, mencari mereka yang MAU bekerja dgn saya. Dan terus menerus melakukan itu, dan tidak berhenti.

Kalau teman2 suka membaca motivasi leader-leader yang bilang ‘Oriflame itu Mudah’, ‘Merekrut itu Mudah’, pada akhirnya saya sekarang merasakan hal yang sama :-) Yang dulu-dulu terasa susah, akhirnya memang jadi MUDAH.

Tapi bukan “mudah” karena sedari awal sudah mudah, sudah gampang. MUDAH karena TERBIASA mengerjakan. MUDAH merekrut karena sudah terbiasa merekrut. Mudah jalani internet marketing karena sudah terbiasa mempraktekkan ilmu2nya.

MUDAH karena TERBIASA.
TERBIASA karena TERUS-MENERUS DIKERJAKAN. See?

Jadi kenapa kami-kami bisa dpt CRV, bisa enak2an keluar negeri, liburan bawa pasangan dan keluarga, dan teriak2 di status bahwa semua itu MUDAH (dan terlihat MUDAH dapetinnya)?

Karena saat kamu capek, bete dan down lalu memutuskan untuk berhenti ; kami capek, bete, dan down, tapi KAMI TIDAK BERHENTI :-)

Saya dan kamu, hanya manusia biasa.
Yang diberikan Allah SWT jutaan sel otak utk berpikir.
Yang diberikan sifat dasar manusia yaitu SURVIVAL, kemampuan utk ‘mempertahankan diri dari segala cobaan’, yang artinya juga punya sifat dasar berjuang kalau merasa hidup tidak spt yang kita inginkan.
Saya dan kamu, SAMA.

Maka ketika menurutmu saya BISA dan kamu tidak, yuk coba diinstrospeksi lagi. Bedanya dimana?

 

keepmovingforward

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *